Imigrasi

Visa Pelajar Internasional di Kanada Makin Ketat, Mahasiswa Indonesia Wajib Tahu 4 Hal Ini

📷 Sumber foto:pixabay.com/skysailimmigration

Sistem pendidikan Kanada kembali menuai kritikan tajam menyusul temuan audit resmi yang membuka lemahnya pengawasan terhadap program visa pelajar internasional di Kanada. Menurut pernyataan dalam diskusi komite yang dilansir immicanada,lebih dari 153.000 non warga negara Kanada ditandai karena pelanggaran dokumen dengan informasi yang meragukan.

Situasi ini tentu membuat prosedur mendapatkan visa pelajar internasional di Kanada makin ketat yang tentunya berdampak bagi calon mahasiswa Indonesia. Kasus ini menjadi tantangan bagi Pemerintah Kanada untuk memperbaiki reputasi negara tersebut sebagai salah satu tujuan studi dunia.

Apa saja temuan audit Kanada?

Audit dari Immigration, Refugees and Citizenship Canada (IRCC) menemukan sejumlah celah dalam pengawasan visa pelajar internasional. Salah satu yang menggemparkan adalah sekitar 153.000 mahasiswa internasional yang ditandai berisiko atau berpotensi melanggar ketentuan visa pelajar. Namun, tidak semua kasus tertangani mengingat pendanaan pemerintah Kanada hanya mampu menangani 4.000 kasus tiap tahunnya.

Selain itu, ada juga masalah dokumen palsu dan memberikan informasi salah saat mengajukan visa. Banyak yang akhirnya mengajukan izin tinggal seperti permanent resident dan klaim suaka saat sudah tiba di Kanada.

Kanada mulai perketat visa pelajar internasional

Kanada sendiri sudah membatasi jumlah izin tinggal pelajar internasional untuk mengendalikan pertumbuhan Program Pelajar Internasional pada tahun 2024.

Tingkat penolakan izin belajar di Kanada mengalami peningkatan tajam. Berdasarkan angka resmi IRCC,penolakan study permit naik drastis dari 40,5 persen di tahun 2023 menjadi 65,4 persen pada 2025.

 Pembatasan ini untuk memastikan bahwa hanya mereka yang benar-benar niat belajar saja yang bisa mendapat izin belajar dan menetap di Kanada.

Dampak Pembatasan Bagi Pelajar Indonesia

Walau sebagian besar kasus menyasar warga negara India, pembatasan ini juga akan berdampak pada pelajar internasional lainnya termasuk dari Indonesia.

Calon mahasiswa Indonesia kemungkinan akan menghadapi:

  • pemeriksaan bukti dana lebih teliti
  • verifikasi dokumen pendidikan lebih ketat,
  • pengawasan terhadap tujuan studi,
  • hingga evaluasi lebih dalam terhadap riwayat perjalanan dan imigrasi

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi terkait efek pembatasan pemberian visa pelajar internasional di Kanada terhadap warga Indonesia. Seorang diaspora Indonesia di kota kecil Whitby yang tak ingin disebut namanya menceritakan bahwa proses mendapatkan visa pelajar di Kanada sebenarnya tidak sulit selagi mengikuti semua prosedur.

“Saya bersyukur proses yang saya jalani untuk belajar di Kanada tidak terlalu rumit. bertemu agensi kemudian memilih sekolah, lalu melihat proram uang akan diambil lalu diurus oleh pihak agensinya. Saya hanya tahu pihak universitas menerima aplikasi saya, kemudian mengirim Letter of Acceptance (LoA),” ujar perempuan yang mulai kuliah tahun 2017 dan kemudian menetap hingga saat ini.

Calon Mahasiswa Indonesia Wajib Waspada

Walaupun belum ada pembatasan yang secara spesifik menyasar para pelajar Indonesia, kebijakan pengetatan ini membuat para calon mahasiswa semakin mempersiapkan diri dalam memenuhi persyaratan mendapat visa pelajar internasional di Kanada. Dari kelengkapan dokumen hingga LoA semua harus disiapkan sematang mungkin.

Kanada sendiri masih menjadi salah satu negara favorit bagi para mahasiswa internasional, termasuk Indonesia. Pada awal 2021, jumlah pelajar Indonesia di Kanada mencapai sekitar 20.000 orang menurut data dari konsultan pendidikan IDP.

Selain itu, calon mahasiswa juga wajib membaca dan memahami aturan yang berlaku agar tidak terjadi penyalah gunaan visa pelajar. Bagi mereka yang serius ingin melanjutkan studi di Kanada, membekali diri dengan informasi terkait aturan keimigrasian dan persiapan dokumen lengkap menjadi harga mati agar tidak mengalami masalah di kemudian hari.

Hati-hati terhadap agen pendidikan tak resmi

Tingginya minat pelajar Indonesia melanjutkan studi ke Kanada juga di tengah pembatasan visa juga memicu banyaknya agen pendidikan tak resmi. Mereka ini memanfaatkan peluang dengan membuat dokumen palsu yang berdampak fatal saat tiba di negara tujuan.

Kasus ini tidak hanya menyebabkan penolakan izin belajar, namun bisa mencegah seseorang masuk ke Kanada dalam periode tertentu.

Berikut tips agar lancar dalam menempuh studi di Kanada

·       Cek reputasi dan legalitas agen pendidikan

·       Persiapkan dokumen asli

·       Memeriksa reputasi kampus sebagai Designated Learning Institution (DLI)

·       Persiapkan mental, finansial agar bisa bertahan di negara asing

Kesimpulan

Maraknya penyalah gunaan visa pelajar internasional di Kanada membuat pemerintah Kanada memperketat izin belajar di negara tersebut. Namun, Kanada tetaplah menjadi salah satu tujuan pendidikan bagi mahasiswa dunia termasuk Indonesia.

Sekalipun belum ada kebijakan khusus yang menargetkan Indonesia, para calon pelajar Indonesia tetap harus mempersiapkan diri, dari dokumen, belajar bahasa hingga pemahaman aturan imigrasi agar bisa belajar di Kanada dengan tenang.

FAQ

Apakah untuk mendapat visa pelajar internasional di Kanada saat ini lebih sulit?

Ya. Pemerintah Kanada telah memberlakukan kebijakan yang lebih ketat setelah terbongkarnya kecurangan dalam memanfaatkan visa pelajar

Apakah mahasiswa Indonesia terkena dampak pengetatan visa pelajar internasional di Kanada?

Sekalipun belum ada kebijakan khusus yang menyasar para calon pelajar Indonesia, namun mereka yang berencana melanjutkan studi di Kanada akan mengalami proses verifikasi lebih ketat.

Apa itu study permit Kanada?

Study permit adalah izin resmi dari pemerintah Kanada yang memberikan izin bagi warga asing belajar di institusi pendidikan tertentu di Kanada.

Apa itu Letter of Acceptance?

LoA (Letter of Acceptance) adalah surat resmi dari universitas yang memberi tahu calon mahasiswa sudah diterima di universitas tersebut

Avatar of Yasmin Rasidi

Yasmin Rasidi is a freelance writer and journalist based in Jakarta, Indonesia. She covers geopolitics, business, finance, and culture with expertise in SEO writing, translation (English-Indonesian), and digital content creation. Her work has been published in Forbes, IBTimes, SEAsia, and Pikiran Rakyat.

Follow StudioX Indonesian News:

Read in other languages: